Pendidikan abad ke-21 menekankan keterampilan pemecahan masalah, dengan Outdoor Learning sebagai pendekatan inovatif. Penelitian ini menganalisis tren, dampak sitasi, dan efektivitas Outdoor Learning melalui systematic literature review dan analisis bibliometrik terhadap 48 artikel dari Google Scholar dan Scopus (2020–2025) menggunakan Publish or Perish, VOSviewer, dan Biblioshiny. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu jurnal terindeks Scopus, berbahasa inggris dan relevan dengan topik Outdoor Learning. Hasil menunjukkan Amerika Serikat dan Inggris sebagai kontributor utama, dengan Sustainability dan Journal of Outdoor and Environmental Education sebagai jurnal terproduktif. Tren publikasi meningkat signifikan pada 2024. Aktivitas berbasis eksplorasi alam, inquiry-based learning, dan integrasi teknologi (aplikasi geomobile) terbukti meningkatkan kemampuan pemecahan masalah melalui pengalaman kontekstual, kolaborasi, dan berpikir kritis. Outdoor Learning relevan dengan SDGs (Pendidikan Berkualitas dan Penanganan Iklim) namun memerlukan dukungan kebijakan. Rekomendasi mencakup penguatan kurikulum berbasis lingkungan dan kolaborasi multidisiplin untuk optimalisasi dampaknya.
Copyrights © 2026