Kerusakan kulit dapat disebabkan karena radikal bebas salah satunya paparan sinar uv yang dapat menyebabkan eritema jika kulit terpapar tanpa perlindungan. Daun Kersen (Muntingia calabura L.) memiliki khasiat sebagai tabir surya alami karena mengandung senyawa metabolit sekunder flavanoid, saponin, polifenol dan tannin yang dapat berperan sebagai antioksidan sekaligus tabir surya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan karakteristik sediaan spray gel dan aktivitas tabir surya dengan Spektrofotometri Uv-Vis pada konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Kersen (EEDK). Ekstraksi daun kersen dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh dilakukan uji antioksidan dengan metode DPPH. Aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC50 14,67 termasuk kedalam kategori sangat aktif. Ekstrak Kental juga dibuat sediaan spray gel dengan konsentrasi EEDK F1=2%, F2=4%, F3=6%. Sediaan spray gel EEDK dilakukan evaluasi sediaan, uji stabilitas, dan uji aktivitas tabir surya. Sediaan spray gel EEDK berwarna coklat, memiliki aroma khas ekstrak dan homogen. Perbedaan konsentrasi EEDK tidak mempengaruhi karakteristik spray gel kecuali viskositas yang hasilnya mengalami penurunan dengan peningkatan konsentrasi EEDK. Aktivitas tabir surya spray gel EEDK ditunjukkan dengan nilai SPF yaitu F1 (14,47) termasuk kategori proteksi maksimal, F2 (15,02) dan F3 (17,26) termasuk kategori proteksi ultra.
Copyrights © 2025