Diare adalah penyakit sekret fases yang memiliki konsistensi lembek sampai cair dengan frekuensi sekret fases 3 kali atau lebih dalam sehari, yang dapat mengakibatkan dehidrasi bahkan kematian bagi penderitanya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui khasiat rimpang jahe merah dan apakah kandungan yang terdapat pada rimpang jahe tersebut mempunyai efektivitas sebagai antidiare, yang akan diuji cobakan ke mencit putih jantan (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit jantan dan dikelompokkan menjadi 5 kelompok yaitu, kelompok kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kelompok positif (Loperamide), kelompok perlakuan EEAJM dengan dosis berturut-turut yaitu, 150 mg, 300 mg, dan 600 mg yang diberikan secara oral sebanyak 0,2 ml dan penginduksi oleum ricini diberikan secara oral sebanyak 0,5 ml. Pengamatan ini dilakukan dengan parameter uji yaitu waktu mulainya diare, konsistensi feses, frekuensi diare, lama terjadinya diare, dan bobot feses selama 6 jam pengamatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etil asetat rimpang jahe merah (Zingiber officinale var Rubrum) memiliki efektivitas sebagai antidiare, dimana pada uji One-Way ANOVA menunjukkan hasil <.000, dan efektif sebagai Antidiare pada mencit putih jantan yaitu pada dosis 150 mg/gr bb, 300mg/gr bb dan 600 mg/gr bb.
Copyrights © 2025