Indonesia merupakan negara tropis dengan tingkat intensitas radiasi UV yang kuat, ditambah adanya polusi udara akibat asap pabrik dan kendaraan bermotor yang memperparah efek radikal bebas penyebab kerusakan kulit. Pengaruh lingkungan menyebabkan terganggunya keseimbangan pada kulit, sehingga kulit menjadi kering dan bersisik yang disebabkan oleh adanya penumpukan sel-sel kulit mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak bunga kamboja putih dapat diformulasikan untuk sediaan bodyscrub. Juga bertujuan untuk mengetahui formulasi dan uji stabilitas pada sediaan bodyscrub ekstrak bunga kamboja putih serta untuk mengevaluasi pengujian sediaan bodyscrub pada ekstrak bunga kamboja. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan etanol 70% dan diformulasikan dalam empat sediaan dengan konsentrasi F0 sebagai kontrol, 1,5%, 2,5%, dan 3,5%. Pengujian dilakukan dengan mengamati karakter fisik pada uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, dan uji stabilitas sediaan dalam penyimpanan. Hasil pengujian pada sediaan memenuhi kualitas fisik yang baik pada keempat formulasi sediaan. Hasil pengujian antioksidan menunjukkan hasil aktivitas antioksidan yang sangat tinggi pada konsentrasi 3,5% dengan nilai IC₅₀ sebesar 19,364 µg/mL. Hasil uji iritasi pada 8 responden sukarela wanita menunjukkan tidak adanya iritasi setelah dilakukan perlakuan selama 24 jam. Hal ini menunjukkan bahwa formulasi sediaan bodyscrub ekstrak bunga kamboja putih baik dan tidak mengiritasi kulit.
Copyrights © 2026