Salah satu penyakit kulit yang sering di keluhkan oleh remaja adalah jerawat. Salah satu faktor yang menyebabkan jerawat adalah akibat infeksi bakteri Staphylococcus epidermidis. Bunga Kamboja Putih (Plumeria acuminate. W. T. Ait) merupakan tumbuhan yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji mutu fisik dari sediaan gel, stabilitas gel, dan aktivitas antibakterigel dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang digunakan adalah metode maserasi, pembuatan sediaan gel, uji mutu fisik sediaan gel (uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat), uji stabilitas sedian dilakukan selama 28 hari dan uji aktivitas daya hambat antibakteri dengan menggunakan metode difusi agar sumuran menggunakan kelompok perlakuan FI 5%, FII 10%, FIII15%, kontrol positif gel klindamycin serta kontrol negatif basis gel tanpa ekstrak. Hasil analisis oneway Anova pada pengujian stabilitas di dapatkan nilai signifikan (p>0,05) yang artinya tidak di dapatkan perbedaan bermakna pada kelompok. Hasil analisi daya hambat antibakteri di dapatkan nilai signifikan (p>0,05) yang artinya data terdistribusi normal dan hasil Sig.1.000 yang artinya tidak didapatkan perbedaan yang bermakna pada setiap kelompok. Hasil penelitian ini di dapatkan Formulasi gel ekstrak bunga kamboja putih (Plumeria acuminate.W.T.Ait) konsentrasi 5%, 10%, 15% memiliki uji mutu fisik baik dan stabilitas yang stabil selama masa penyimpanan. Pada uji aktivitas daya hambat antibakteri pada Formulasi I (5%) didapatkan hasil Kategori 11,76±1,48 mm kategori sangat kuat, Formulasi II (10%) 10,12±2,0 mm kategori Kuat, dan Formulasi III (15%) 8,8±1,72mm kategori sedang.
Copyrights © 2026