Salep merupakan sediaan setengah padat yang biasanya dijadikan obat luka bakar yang biasanya berasal dari ekstrak dan bahan kimia lainnya. Beberapa kandungan didalam ekstrak dapat dijadikan obat salah satunya yaitu flavanoid bisa dijadikan sebagai antibakteri untuk membantu penyembuhan luka bakar salah satunya ekstrak daun intaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh pemberian salep ekstrak etanol daun intaran (Azadirachta Indica A.Juss) sebagai penyembuhan luka bakar pada tikus jantan. Jenis penelitian ini adalah eksperimental yang dilakukan dilaboratorium dengan uji one-way ANOVA dilanjutkan dengan uji LSD. Pada penelitian ini dibagi menjadi 4 kelompok besar dimana masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor tikus jantan, kelompok konntrol ada kontrol positif dan keontrol negatif kelompok perlakuan yang terdiri dari salep dengan konsentrasi 12,5% dan salep dengan konsentrasi 25%. Hasil peneltian menunjukkan perbedaan antara kelompok kontrol dan perlakuan (p<0,05). Sediaan salep dengan konsentrasi 25% menunjukan hasil paling efektif dalam mempercepat penyembuhan luka bakar dengan nilai signifikannya yaitu (p<0,001) dengan rata-rata 2,0mm
Copyrights © 2026