Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi manajemen sarana prasarana dan relasi eksternal sebagai determinan daya saing Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Satya Wiyata Mandala di era disrupsi digital. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kondisi sarana prasarana yang belum optimal, sistem informasi akademik yang masih manual, serta perlunya penguatan kemitraan eksternal sebagai pilar daya saing institusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang mencakup delapan tema: kondisi sarana prasarana, pengelolaan sarana prasarana, relasi eksternal, pengelolaan relasi eksternal, masalah dan kesenjangan, transformasi yang dilakukan, dampak terhadap daya saing, serta refleksi dan visi ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, sarana prasarana berada dalam fase transisi transformasi digital, ditandai oleh optimalisasi laboratorium teknologi informasi dan pengembangan sistem informasi manajemen akademik, namun perpustakaan dalam kondisi rusak dan sistem informasi akademik masih berjalan manual; kedua, relasi eksternal memiliki fondasi kuat dengan tiga belas sekolah mitra aktif, kemitraan strategis internasional, dukungan tujuh pemerintah kabupaten, dan alumni sebagai mitra strategis; ketiga, transformasi kedua pilar tersebut berfungsi sebagai determinan daya saing yang tercermin dari pengakuan kompetensi digital lulusan dan keterlibatan mahasiswa dalam program nasional. Hambatan struktural utama adalah keterbatasan anggaran dan ketergantungan pada yayasan. Penelitian menyimpulkan bahwa ekosistem kemitraan eksternal yang telah terbangun perlu dikonversi menjadi sumber daya yang mendukung percepatan transformasi digital sarana prasarana.
Copyrights © 2026