Pertumbuhan pesat industri kopi di Indonesia telah meningkatkan persaingan pasar, memaksa merek untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital mereka. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador dan promosi online terhadap minat beli konsumen pada Fore Coffee. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, survei dilakukan di antara pengikut akun Instagram @fore.coffee. Data dianalisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS), dengan menerapkan uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil struktural uji t menunjukkan bahwa brand ambassador (t = 6,001, p < 0,05) dan promosi online (t = 6,232, p < 0,05) masing-masing memberikan pengaruh parsial yang positif dan signifikan terhadap minat beli. Lebih lanjut, uji F simultan mengkonfirmasi bahwa kedua variabel independen secara kolektif memberikan model yang memadai untuk memprediksi dan mendorong minat beli konsumen. Diskusi menyoroti bahwa figur publik yang kredibel dikombinasikan dengan kampanye Instagram visual dan interaktif berhasil merangsang respons afektif konsumen. Oleh karena itu, mengintegrasikan dukungan merek yang berdampak tinggi dengan promosi digital yang kuat merupakan penentu yang sangat efektif bagi merek kopi untuk memaksimalkan keterlibatan konsumen dan niat pembelian.
Copyrights © 2026