Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat: Mangentang
Vol. 3 No. 1 (2026): MANGENTANG: Mei 2026

Pembinaan Guru Sekolah Minggu Tentang Cara Mengajar Sekolah Minggu Yang Efektif di GKJ Gunungkidul Yogyakarta

Sri Dwi Harti (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia)
Amellia Ardaning Sandrawati (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia)
Ardison Nenoliu (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia)
Marta Klarita Lessa (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia)
Gita Amanda (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia)
Ince Selan (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia)
Yenni Kasse (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia)



Article Info

Publish Date
19 May 2026

Abstract

Abstract Sunday School teacher training is a crucial foundation for shaping the quality of children's faith education in the church. This study aims to describe effective training strategies for Sunday School teachers within the context of GKJ Gunungkidul Yogyakarta, focusing on teaching methods that align with children's developmental stages and the demands of the times. A qualitative approach was used to gather data through observation, literature study, and interviews. The findings indicate that effective teaching strategies must consider children's age-related developmental stages, the use of visual aids and teaching media, interactive classroom management, and the implementation of contextual and collaborative learning models. In addition, Sunday School teachers must be equipped as spiritual facilitators who serve as role models of faith, possess reflective competence, and demonstrate sensitivity to children's character. Ongoing training—through workshops, peer discussions, and post-class evaluations—is essential to improve teaching quality and nurture children to grow in their faith in Christ.    Abstrak Pembinaan guru Sekolah Minggu merupakan fondasi penting dalam membentuk kualitas pelayanan pendidikan iman anak-anak di gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi pembinaan guru Sekolah Minggu yang efektif dalam konteks GKJ Gunungkidul Yogyakarta, dengan fokus pada metode mengajar yang sesuai dengan perkembangan anak dan relevan dengan kebutuhan zaman. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali data melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mengajar yang efektif harus mempertimbangkan tahap perkembangan usia anak, penggunaan alat peraga dan media visual, pengelolaan kelas yang interaktif, serta penerapan model pembelajaran kontekstual dan kolaboratif. Selain itu, guru Sekolah Minggu harus dipersiapkan sebagai fasilitator rohani yang berperan sebagai teladan iman, memiliki kompetensi reflektif, dan peka terhadap karakter anak. Pembinaan yang berkelanjutan, baik melalui pelatihan, diskusi kelompok, maupun evaluasi pascakelas, menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan membentuk anak-anak yang bertumbuh dalam iman kepada Kristus.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mangentang

Publisher

Subject

Description

Jurnal PkM Mangentang menerima artikel ilmiah berbasis kegiatan pengabdian kepada masyarakat (community engagement/service) yang mencakup, namun tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut: 1). Pemberdayaan Ekonomi & Kesejahteraan Masyarakat: Pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, kewirausahaan berbasis ...