Abstrak Konjugasi regelmäßige Verben dalam kala Präsens merupakan salah satu materi dasar yang harus dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa Jerman tingkat A1. Meskipun konjugasi tersebut berpola konsisten, siswa sering melakukan kesalahan dalam penggunaan konjugasi verba sesuai dengan Personalpronomen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam mengonjugasikan regelmäßige Verben, serta menganalisis, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kesalahannya ke dalam jenis kesalahan berdasarkan teori Taksonomi Strategi Permukaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang melibatkan 23 siswa kelas VII di SMP Kuntum Cemerlang, Bandung. Data diperoleh melalui tes kemampuan konjugasi regelmäßige Verben berjumlah 50 butir soal, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan interpretasi hasil. Hasil tes menunjukkan bahwa rata-rata hasil kemampuan siswa mencapai 66,00% (kategori cukup baik), dengan rincian: 56,5% siswa berada pada kategori tinggi, 34,8% siswa berada pada kategori sedang, dan 8,7% siswa berada pada kategori sangat tinggi. Analisis kesalahan menunjukkan bahwa kesalahan yang sering terjadi adalah misformation (salah formasi/bentuk) sebesar 69,55% dari total kesalahan, diikuti oleh omission (pelenyapan) sebesar 19,55%, dan addition (penambahan) sebesar 10,89%. Analisis per butir soal menunjukkan bahwa kesalahan tertinggi terjadi pada butir soal dengan subjek jamak (wir, sie, ihr). Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menentukan bentuk akhiran verba yang sesuai dengan subjek kalimat. Oleh karena itu, diperlukan latihan intensif untuk memperkuat penguasaan konjugasi regelmäßige Verben dalam kala Präsens.
Copyrights © 2026