Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi pendidikan akuntansi dan menuntut penyesuaian kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja digital. Namun, adopsi AI dalam kurikulum akuntansi masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, khususnya pada konteks pendidikan pesantren yang memiliki karakteristik unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesiapan teknologi, pemahaman AI, dan karakteristik siswa terhadap adopsi AI dalam kurikulum akuntansi serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Data diperoleh dari 38 artikel ilmiah terindeks Scopus yang dipublikasikan pada periode 2015-2026 dan dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan teknologi merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong adopsi AI, diikuti oleh pemahaman AI dan karakteristik siswa. Ketiga faktor tersebut saling melengkapi dalam meningkatkan penerimaan dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran akuntansi. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model adopsi teknologi pendidikan serta menjadi dasar pengembangan kurikulum akuntansi berbasis AI di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026