Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Minat Melanjutkan Studi melalui Jalur Fast Track Findy Cahya Isca Sari; Amir Mahmud
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3632

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat mahasiswa untuk melanjutkan studi melalui program fast track, meskipun program tersebut memberikan peluang percepatan studi dan peningkatan kualifikasi akademik. Rendahnya minat tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal, seperti tingkat kepercayaan diri akademik (self-efficacy), kondisi lingkungan belajar, prestasi belajar, serta motivasi belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh self-efficacy, lingkungan belajar, dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan studi fast track, serta pengaruh tidak langsungnya melalui motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada mahasiswa, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Sampel penelitian terdiri atas mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy, lingkungan belajar, dan prestasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar serta minat melanjutkan studi fast track. Selain itu, motivasi belajar terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara self-efficacy, lingkungan belajar, dan prestasi belajar dengan minat melanjutkan studi fast track. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal mahasiswa berkontribusi penting dalam membentuk motivasi belajar dan minat melanjutkan studi ke jenjang magister melalui program fast track. Dengan demikian, penguatan kepercayaan diri akademik, penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, serta peningkatan prestasi belajar menjadi aspek strategis dalam upaya meningkatkan partisipasi mahasiswa pada program fast track di perguruan tinggi.
Administrative staff roles in enhancing service efficiency at a vocational high school Findy Cahya Isca Sari; Agung Kuswantoro; Wisudani Rahmaningtyas
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.112865

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran tata usaha dalam meningkatkan efisiensi layanan administrasi sekolah, dengan fokus pada tuntutan organisasi yang khas di lembaga pendidikan kejuruan. Dilatarbelakangi oleh masih maraknya pengelolaan administrasi manual di sekolah-sekolah Indonesia dan terbatasnya kajian pada konteks ini, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen di SMK Widya Praja Ungaran pada November 2025. Dua belas informan dipilih secara purposive: satu kepala tata usaha, satu staf, lima guru, dan lima siswa. Analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman; validitas dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Temuan menunjukkan bahwa tata usaha menjaga efisiensi di empat domain: pengelolaan persuratan, pengelolaan arsip, layanan warga sekolah, dan dukungan manajemen sekolah. Efisiensi tetap terjaga meski sistem sepenuhnya manual dan hanya ditopang dua tenaga, menunjukkan bahwa efisiensi administrasi tidak semata ditentukan digitalisasi, tetapi juga oleh keteraturan prosedur, kompetensi staf, dan koordinasi organisasi. Penelitian merekomendasikan penguatan kapasitas SDM dan pengembangan sistem digital untuk peningkatan berkelanjutan. Kata kunci: kinerja administrasi; kualitatif deskriptif; layanan administrasi sekolahAbstract: This study examines the role of the administrative office in improving school administrative service efficiency, with focus on the organizational demands unique to vocational education. Motivated by the prevalence of manual administrative management in Indonesian schools and limited research on this context, the study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentary analysis at SMK Widya Praja Ungaran in November 2025. Twelve informants were selected via purposive sampling: one administrative head, one staff member, five teachers, and five students. Analysis followed the Miles and Huberman interactive model; validity was ensured through source and methodological triangulation. Findings show that the administrative office sustains efficiency across four domains: correspondence management, records management, community services, and school management support. Efficiency was maintained despite a fully manual system and a two-person workforce, suggesting that administrative efficiency is shaped not only by digitization but equally by procedural regularity, staff competence, and organizational coordination. The study recommends strengthening human resource capacity and developing digital systems for sustainable improvement. Keywords: administrative performance; qualitative descriptive; school administration services