Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self-regulated learning sebagai prediktor resiliensi akademik siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional-regresional. Populasi penelitian berjumlah 84 siswa kelas V di SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, dengan sampel sebanyak 69 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert sebagai instrumen utama dan observasi sebagai data pendukung, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-regulated learning dan resiliensi akademik (p < 0,001; r = 0,605) dengan kategori kuat. Hasil regresi menunjukkan bahwa self-regulated learning berpengaruh positif terhadap resiliensi akademik dengan koefisien sebesar 0,377 dan kontribusi sebesar 36,6% (R² = 0,366). Dengan demikian, self-regulated learning merupakan prediktor signifikan terhadap resiliensi akademik siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026