Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering menghadapi kendala dalam membantu siswa memahami konsep abstrak, khususnya pada materi bangun ruang. Penggunaan media pembelajaran yang bersifat konkret dan interaktif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman konsep serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle terhadap hasil belajar siswa pada materi bangun ruang di kelas IV SD Negeri 040443 Kabanjahe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang masing-masing berjumlah 25 siswa, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media puzzle dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 72. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung (4,25) lebih besar daripada t tabel (2,01) pada taraf signifikansi 0,05 dengan df = 48, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi bangun ruang. Oleh karena itu, media puzzle dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa di sekolah dasar.
Copyrights © 2026