Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi literasi digital dalam pembelajaran IPA melalui studi kasus pada siswa kelas V di SD Inpres 783 Girian Weru 2. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk memahami secara mendalam proses integrasi literasi digital dalam pembelajaran IPA. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru kelas V, 17 siswa, dan 1 kepala sekolah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dilakukan melalui penggunaan media digital berupa video pembelajaran yang ditampilkan menggunakan laptop dan proyektor. Penggunaan media digital membantu meningkatkan pemahaman dan keterlibatan sebagian besar siswa dalam pembelajaran IPA. Namun, integrasi literasi digital masih terbatas pada penggunaan teknologi oleh guru sebagai media penyampaian informasi, dan siswa belum secara aktif menggunakan teknologi digital secara mandiri. Faktor pendukung integrasi literasi digital meliputi ketersediaan perangkat digital dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas dan keterlibatan siswa yang masih bervariasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi literasi digital memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, namun masih perlu dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pengembangan literasi digital siswa secara optimal.
Copyrights © 2026