Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi perkalian dan pembagian pecahan siswa kelas V SDN 040454 Peceren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas V yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model PBL. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sebelum penerapan model PBL sebesar 59,70 dan meningkat menjadi 75,57 setelah penerapan model PBL. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Oleh karena itu, model PBL dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026