Kajian ini bertujuan memetakan dan mensintesis bukti empiris serta konseptual mengenai kontribusi transformasi digital perpustakaan sekolah dan kampus terhadap penguatan literasi budaya di lingkungan pendidikan, sekaligus mengidentifikasi kesenjangan riset pada persimpangan kedua topik tersebut. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti kerangka pelaporan PRISMA 2020 yang diadaptasi untuk kajian konseptual dalam bidang Perpustakaan dan Sains Informasi. Kerangka pertanyaan penelitian disusun secara tematik karena fokus kajian bersifat konseptual dan kebijakan. Penelusuran literatur dilakukan melalui mesin pencari akademik berbasis web pada Agustus 2026 menggunakan beberapa klaster kata kunci terkait transformasi digital, perpustakaan sekolah dan kampus, literasi digital, literasi budaya dan kewargaan, serta digitalisasi warisan budaya, yang dilengkapi dengan penelusuran sitasi mundur. Dari 52 rekaman yang teridentifikasi, 34 rekaman unik disaring berdasarkan judul dan abstrak, 15 studi dinilai melalui teks penuh, dan 7 studi memenuhi kriteria inklusi. Sintesis tematik menghasilkan tiga tema utama, yaitu transformasi digital infrastruktur dan manajemen perpustakaan sebagai prasyarat program literasi, literasi informasi/digital sebagai penghubung menuju literasi budaya, serta dominasi praktik literasi budaya berbasis cetak/luring. Kajian menunjukkan bahwa penelitian yang secara eksplisit mengintegrasikan transformasi digital perpustakaan dan penguatan literasi budaya masih sangat terbatas, sehingga kesenjangan tersebut menjadi kontribusi utama kajian ini.
Copyrights © 2026