Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan berbahasa pada teks deskriptif yang terdapat di Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy’ari. Fokus penelitian ini mencakup kesalahan pada tataran morfologis dan penulisan kata, yang meliputi penggunaan prefiks, kata tidak baku, ejaan, penulisan kata depan, serta penulisan kata majemuk yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan berupa teks-teks deskriptif yang terdapat pada papan keterangan dan informasi koleksi museum. Hasil penelitian menunjukkan adanya 18 kesalahan berbahasa, terdiri atas 2 kesalahan morfologis dan 16 kesalahan penulisan kata. Kesalahan yang paling dominan adalah penggunaan kata tidak baku dan kesalahan penerapan ejaan. Temuan ini menunjukkan bahwa penulis teks di museum belum sepenuhnya memahami kaidah morfologi dan ejaan bahasa Indonesia yang baku. Oleh karena itu, diperlukan upaya penyuntingan dan pembinaan kebahasaan agar teks deskriptif di museum lebih komunikatif, informatif, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar
Copyrights © 2025