UMKM kuliner di Kota Malang masih menghadapi keterbatasan kapasitas produksi, ketidakstabilan kematangan, penggunaan energi yang kurang efisien, dan pengendalian higienitas pada alat kukus konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang, menerapkan, dan mengevaluasi teknologi automatic steamer untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan inovasi produk mitra. Pelaksanaan kegiatan meliputi survei dan identifikasi kebutuhan, perancangan alat, pembuatan sistem kontrol, implementasi, pelatihan pengoperasian, serta monitoring dan evaluasi. Alat dibuat dari stainless steel food grade dan dilengkapi thermocouple, kontrol tekanan, pengaturan waktu, indikator ketersediaan air, fitur auto cut off, sterilisasi otomatis, serta pilihan wet steam, normal steam, dan dry steam. Hasil penerapan menunjukkan suhu pengukusan stabil pada 95–100 °C, waktu pemanasan awal berkurang 40%, dan kapasitas produksi harian meningkat dari sekitar 150 menjadi 450 unit. Produk yang dihasilkan memiliki tingkat kematangan lebih seragam, tekstur lebih baik, dan proses produksi lebih higienis. Teknologi ini mendukung modernisasi produksi UMKM kuliner serta membuka peluang pengembangan produk baru yang lebih kompetitif.
Copyrights © 2026