Ikan tenggiri adalah ikan pelagis yang hidup dipermukaan dan kolom perairan. Ikan tenggiri merupakan salah satu tangkapan utama di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Produksi hasil tangkapan ikan tenggiri di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas tahun 2018 sebesar 113,826 ton dan tahun 2021 sebesar 66,318 ton, mengalami penurunan di tahun 2021. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai Dinamika Populasi Ikan Tenggiri (Scomberomous cammerson) yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas agar bisa dijadikan sebagai acuan maupun dasar untuk kebijakan kedepanya. Penelitian telah dilakukan pada bulan Desember 2020 "“ Februari 2023 di Pelabuhan Perikanan Sungai Rengas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sebaran frekuensi panjang ikan tenggiri, hubungan panjang berat ikan tenggiri, pertumbuhan ikan tenggiri, mortalitas dan eksploitasi ikan tenggiri. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode random sampling dengan memilih 1 box dari 2 kapal gill net. Pengambilan sampel dilakukan 2 minggu 1 kali selama 3 bulan. Analisis data dilakukan menggunakan Microsoft excel dan software FISAT II Ver 1.2.2. Hasil penelitian menunjukkan sebaran frekuensi panjang ikan tenggiri tertinggi ada diinterval kelas 68,2-71,2 cm sejumlah 70 ekor, sedangkan kelas interval terendah 60,2-63,2 sejumlah 5 ekor. Hubungan panjang berat ikan tenggiri bersifat allometrik negatif dengan nilai b 2,49. Laju pertumbuhan ikan tenggiri tergolong lambat dengan nilai K (koefisien) 0,60 pertahun. Mortalitas alami sebesar 0,97 pertahun lebih besar dari mortalitas penagkapan 0,45 pertahun dan laju eksploitasi 0,32 pertahun menunjukan tingkat eksploitasi ikan tenggiri pemanfaatanya dibawah optimal (underfishing).
Copyrights © 2023