Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan pendekatan Prototyping yang bertujuan menguji efektivitas penerapan algoritma Fuzzy Logic pada sistem kendali suhu ruangan otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno untuk menjaga kestabilan temperatur lingkungan. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan pengujian utama, yaitu pengujian validitas, pengujian reliabilitas, dan pengujian responsivitas pada skenario suhu dingin serta suhu panas menuju rentang target normal dengan menggunakan prototipe miniatur ruangan sebagai objek dan sampel uji. Pengujian validitas dilakukan dengan membandingkan pembacaan sensor DHT11 terhadap termometer panel digital sebagai benchmark yang menghasilkan rata-rata offset sebesar 0,38°C. Pengujian reliabilitas dan responsivitas mengamati performa waktu respon sistem, transient error, tingkat presisi melalui analisis Standar Deviasi (SD) dan Koefisien Variasi (CV), serta dinamika perubahan sinyal Pulse Width Modulation (PWM) pada driver MOSFET IRF520 untuk mengendalikan aktuator lampu pemanas dan kipas pendingin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor utama memiliki tingkat akurasi yang tinggi dengan rata-rata offset sebesar 0,38°C, serta mampu bekerja secara stabil. Sistem kendali juga terbukti responsif dalam merespon perubahan suhu ekstrem tanpa mengalami transient error maupun overshoot, serta mampu mempertahankan kondisi steady-state dengan fluktuasi riak yang sangat rendah (±0,03 hingga ±0,20°C). Hasil ini menegaskan bahwa algoritma Fuzzy Logic sangat efektif dan andal dalam penerapan kontrol suhu ruangan secara real-time, serta menunjukkan pentingnya penyesuaian daya aktuator secara otomatis untuk menciptakan sistem pengondisian lingkungan yang presisi.
Copyrights © 2026