Industri makanan dan minuman (F&B) dikacaukan oleh lingkungan kerja yang menuntut kecepatan kerja, hasil dan target kerja yang dapat membuat karyawan terpapar stres kerja yang berpotensi mempengaruhi ketahanan psikologis mereka., penelitian ini mengkaji pengaruh stres kerja dan strategi koping terhadap ketahanan psikologis di kalangan karyawan PT. X. Desain penelitian kuantitatif mempergunakan metode survei guna melakukan pengumpulan data dari karyawan. Instrumen penelitian dilakukan pengujian serta terbukti valid dan reliabel sebelum analisis data. Analisis regresi linier berganda dilakukan guna melakukan pengujian hubungan antar variabel. Temuan penelitian menunjukkan jika stres kerja serta strategi koping secara bersamaan memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan psikologis, seperti yang ditunjukkan oleh nilai F sebesar 6,798 dengan tingkat signifikansi 0,002 (p < 0,05). Selanjutnya koefisien determinasi (R²) adalah 0,152, mengindikasikan jika stres kerja dan strategi koping secara simultan menjelaskan 15,2% varians dalam ketahanan psikologis, sementara selebihnya 84,8% disebabkan oleh faktor lain di luar cakupan studi yang dilaksanakan. Temuan ini mendukung Teori Stres Transaksional dan Koping, yang menunjukkan bahwa ketahanan psikologis karyawan dipengaruhi oleh interaksi antara stresor di tempat kerja dan mekanisme koping yang mereka gunakan. Studi ini menyoroti pentingnya penerapan organisasi yang bertujuan untuk mengelola stres kerja dan memperkuat strategi koping adaptif untuk meningkatkan ketahanan karyawan dan kesejahteraan secara keseluruhan di industri makanan dan minuman.
Copyrights © 2026