Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan bahasa anak usia dini yang belajar di Kinderworld Montessori BSD, sebuah sekolah dengan lingkungan trilingual (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Mandarin). Penelitian dilakukan pada 15 anak Kelompok B usia 5–6 tahun dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa stimulasi bahasa yang diberikan secara konsisten mampu memperkaya kosakata anak dalam tiga bahasa, meningkatkan kemampuan memahami instruksi, namun juga menimbulkan fenomena pencampuran bahasa (code switching) pada beberapa anak, sejalan dengan temuan Nada Nafiah (2021). Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi pembelajaran yang tepat agar perkembangan bahasa anak tetap optimal di lingkungan multibahasa.
Copyrights © 2026