Pendidikan kesehatan sejak dini merupakan langkah strategis untuk membentuk pola hidup sehat yang berkelanjutan, terutama dalam mencegah penyalahgunaan obat yang kian meningkat di kalangan masyarakat. Suatu upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat pada anak, (seperti cuci tangan, makan bergizi, aktif bergerak, tidur cukup) sejak kecil untuk membentuk fondasi kesehatan jangka panjang agar anak tumbuh optimal secara fisik, mental dan emosional mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan profesi apoteker melalui APOCIL (Apoteker Cilik) dan konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan edukasi partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab, yang dikemas secara menyenangkan dan komunikatif serta kuesioner untuk mengukur pemahaman peserta didik. Kegiatan melibatkan peserta didik kelas 2, orang tua, dan masyarakat RW 07, dengan fasilitator dari akademisi dan apoteker. Hasil post-test dianalisis menggunakan interpretasi persentase benar (Skala Likert) menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik mencapai nilai tertinggi adalah 90 (20%), dan nilai terendah adalah 50 (30%).
Copyrights © 2026