Pulau Panggang di Kepulauan Seribu merupakan wilayah pesisir dengan potensi vegetasi mangrove yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Rhizophora mucronata memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan produk sanitasi ramah lingkungan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah daun mangrove menjadi eco-soap, sekaligus memperkuat kesadaran konservasi dan peluang ekonomi kreatif. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang mengadopsi tahapan Participatory Action Research (PAR), meliputi sosialisasi, demonstrasi dan praktik pembuatan sabun, penerapan teknologi sederhana, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 23 peserta yang terdiri atas anggota PKK, pelaku UMKM, dan Karang taruna terlibat dalam kegiatan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (p < 0,05). Peserta juga mampu menghasilkan prototipe sabun mangrove MangTerra sebagai produk awal. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kognitif dan keterampilan awal peserta, tetapi pengembangan produk masih memerlukan uji mutu, uji keamanan kulit, uji daya simpan, dan uji kelayakan usaha sebelum dipasarkan.
Copyrights © 2026