Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengelolaan limbah ikan yang belum optimal sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan belum memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis masyarakat dalam mengolah limbah ikan menjadi tepung sebagai bahan baku pakan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi, praktikum, dan pendampingan pada 8–9 Agustus 2025, dengan melibatkan 23 peserta yang terdiri atas 18 ibu rumah tangga dan 5 anggota BUMDes. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pemahaman dan lembar observasi keterampilan yang mencakup penguasaan materi, pemilahan, pencucian, pengeringan, penggilingan, dan pengemasan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 18 peserta (80%) berada pada kategori memahami dan sangat memahami, sedangkan 5 peserta (20%) berada pada kategori cukup memahami dan tidak terdapat peserta dalam kategori kurang memahami. Praktikum memberikan pengalaman langsung dalam penggunaan dryer dome, mesin penggiling, dan sealer. Hasil tersebut menunjukkan tercapainya indikator pemahaman minimal 70% serta terbentuknya dasar keterampilan pengolahan limbah ikan sebagai produk bernilai tambah.
Copyrights © 2026