Kualitas bibit merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan produktivitas kelapa sawit pada fase tanaman menghasilkan. Namun, penerapan standar pembibitan pada perkebunan rakyat masih menghadapi berbagai kendala, sehingga diperlukan transfer teknologi Good Nursery Practices (GNP) melalui pelatihan dan pendampingan berbasis praktek. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengelolaan pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) sesuai prinsip GNP. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Juli 2026 yang diikuti oleh 120 orang dari petani unsur koperasi, petani swadaya/mandiri dan petani plasma Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan, kegiatan dilakukan di Kebun Pembibitan Kelapa Sawit Universitas Sumatera Selatan-PT. Dutareka Mandiri, bekerja sama dengan IPB Training dan PT Dutareka Mandiri, Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) dan Experiential Learning melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktek pre nursery dan main nursery, diskusi, pendampingan teknis, serta evaluasi. Kebun pembibitan digunakan sebagai teaching nursery untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung. Kegiatan diikuti 40 peserta dari kelompok petani koperasi, plasma, dan swadaya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 95,4% peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang GNP dan 95,0% mengalami peningkatan keterampilan pengelolaan pembibitan. Pelatihan juga meningkatkan pemahaman mengenai media tanam, penyiraman, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, seleksi bibit, dan penerapan SOP. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas petani serta memperkuat adopsi teknologi pembibitan kelapa sawit yang berkualitas dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026