Etika berbahasa merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan santun, terutama di lingkungan akademik. Meningkatnya penggunaan media komunikasi digital turut memengaruhi cara mahasiswa menggunakan bahasa sehingga penerapan etika berbahasa menjadi hal yang perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika berbahasa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Lampung dalam komunikasi melalui grup WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap tuturan mahasiswa dalam grup WhatsApp, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74 data etika berbahasa yang terdiri atas 20 data hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur, 11 data status sosial, 27 data situasi dan konteks komunikasi, serta 16 data latar belakang budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menerapkan etika berbahasa dengan mempertimbangkan hubungan sosial, status sosial, situasi komunikasi, dan latar belakang budaya dalam interaksi digital.
Copyrights © 2026