Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI EDUKASI MITIGASI TSUNAMI, PEMETAAN ASET, DAN PELATIHAN WEBSITE UNTUK PENGEMBANGAN GEOWISATA TANGGUH BENCANA DI DESA BANDING, LAMPUNG SELATAN Bagus Sapto Mulyatno; Rahmi Mulyasari; Endro Prasetyo Wahono; Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani; Muhammad Saipuddin; Muhammad Reza Fahlefi; Rizky J. Sianturi; Siti Mahmudah; Hafizah Hafizah; Razki Alfatah Khairu Mahli; Maulana Ramadhan Pratama
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v10i1.642

Abstract

Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan geowisata, baik berupa pantai maupun wisata edukatif berbasis alam. Namun, letaknya yang berada di pesisir Selat Sunda menjadikan desa ini rentan terhadap bencana, khususnya tsunami, seperti yang terjadi pada tahun 2018. Berdasarkan kondisi tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi tsunami dan kesehatan, serta membekali aparatur desa dalam pengelolaan promosi digital. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan dan pengelolaan website, pemetaan aset geowisata, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan upaya keberlanjutan program. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait mitigasi bencana, identifikasi potensi wisata seperti Pantai Banding, wisata edukatif Madu Baja, mata air, dan produk lokal sumpia pisang, serta pemanfaatan peta geowisata melalui website desa. Pemasangan papan informasi jalur evakuasi, taman edukasi wisata madu, peta geowisata, dan penyediaan wadah penampungan air mendukung kenyamanan pengunjung. Evaluasi melalui pretest dan post-test memperlihatkan peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola teknologi dan informasi geowisata secara mandiri. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil memperkuat Desa Banding sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal yang aman, berkelanjutan, dan tangguh terhadap bencana.
ETIKA BERBAHASA MAHASISWA PBSI FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG I Wayan Ardi Sumarta; Rena Febriyana; Siti Mahmudah
Jotika Journal in Education Vol. 6 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika berbahasa merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan santun, terutama di lingkungan akademik. Meningkatnya penggunaan media komunikasi digital turut memengaruhi cara mahasiswa menggunakan bahasa sehingga penerapan etika berbahasa menjadi hal yang perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika berbahasa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Lampung dalam komunikasi melalui grup WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap tuturan mahasiswa dalam grup WhatsApp, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74 data etika berbahasa yang terdiri atas 20 data hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur, 11 data status sosial, 27 data situasi dan konteks komunikasi, serta 16 data latar belakang budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menerapkan etika berbahasa dengan mempertimbangkan hubungan sosial, status sosial, situasi komunikasi, dan latar belakang budaya dalam interaksi digital.