Pengembangan bakat siswa merupakan aspek penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan adaptif di era pendidikan abad ke 21. Namun, sistem pendidikan di Indonesia masih berfokus pada pencapaian akademik dan belum sepenuhnya mengakomodasi keragaman potensi peserta didik. Penelusuran dilakukan terhadap publikasi periode 2020–2025 dengan pengecualian beberapa referensi klasik yang digunakan sebagai landasan teori. artikel Sumber literatur mencakup jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan isu pengembangan potensi, motivasi, dan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan psikologi pendidikan berperan strategis dalam tiga aspek utama, yaitu: (1) identifikasi potensi individu melalui asesmen psikologis dan observasi perilaku belajar; (2) penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang menyesuaikan kebutuhan dan gaya belajar siswa; serta (3) penciptaan lingkungan belajar humanistik yang mendukung motivasi intrinsik dan kesejahteraan emosional. Kolaborasi antara guru, konselor, dan psikolog sekolah menjadi faktor penting dalam menjamin keberlanjutan pengembangan bakat siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan psikologi pendidikan tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga memperkuat karakter, kemandirian, dan aktualisasi diri siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025