Tujuan riset ini adalah mengkaji penerapan manajemen peserta didik yang luwes dalam mendukung pengembangan bakat melalui aktivitas non-akademik di SMAN 1 Jonggol Bogor. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus sebagai alat penelitian. Data dikumpulkan lewat observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan wakil kepala sekolah bidang akademik, kepala mata pelajaran tambahan, serta siswa sebagai informan utama. Analisis data memakai model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan riset memperlihatkan bahwa pelaksanaan manajemen kesiswaan yang adaptif berlangsung melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kegiatan tambahan, yang disusun berdasarkan minat, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler tari memberi dampak positif pada pengembangan kreativitas, keterampilan motorik, dan kemampuan kerja sama, sementara ekstrakurikuler literasi memperkuat kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta inovasi ide dan gagasan. Hasil studi menegaskan bahwa manajemen kesiswaan adaptif mampu menciptakan atmosfer pembelajaran yang lebih fleksibel dan selaras dengan kebutuhan peserta didik, sehingga optimalisasi potensi dan bakat siswa dapat diwujudkan secara maksimal.
Copyrights © 2026