Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN JIWA ENTREPENEUR Zahra Khusnul Latifah; Veni Ayu Rahmayanti
TADBIR MUWAHHID Vol. 1 No. 1 (2017): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v1i1.839

Abstract

Manajemen kewirausahaan pesantren adalah unsur dalam pendidikan yang dapat mensukseskan dan memperlancar proses pendidikan dalam pendayagunaan potensi ekonomis secara kreatif dan inovatif dengan terencana secara sistematis dan dapat dievaluasi secara benar sehingga mencapai tujuan yang diharapkan. Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor adalah lembaga pendidikan yang berfokus pada pengembangan diri peserta didiknya dibidang kewirausahaan sehingga dapat menghasilkan generasi yang berjiwa mandiri.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus.Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor adalah lembaga pendidikan yang memiliki pola manajemen kewirausahaan pesantren yang sesuai dengan konsep manajemen kewirausahaan pesantren.Dibuktikan dengan kontribusi riil lulusan alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor.KATA KUNCI: entrepreneurship, jiwa, kewirausahaan, manajemen, pesantren.  ENTREPRENEURIAL MANAGEMENT OF ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN FOSTERING THE ENTREPRENEURSHIP SPIRITABSTRACTEntrepreneurial management Islamic boarding school the utilization of economic potential in a creative, innovative, and courage to face risks to earn profits by systematically planned and can be evaluated properly, accurate, and complete so as to achieve objectives in a productive, high quality, effective and efficient. Entrepreneurial management so that schools can also be regarded as an element in education for the success of the program in educational organizations and expediting the process of education is not as excessive media benefit. Agriculture Darul Fallah Bogor Islamic boarding school is the institution that is a focus on self-development in entrepreneurship so that learners can product independently minded generation. From this background, the authors are interested in examining these educational institutions with the aim to determine the application of entrepreneurial management schools, the impact of the application of entrepreneurial management schools in growing spirit of entrepreneurship and entrepreneurial management Islamic boarding school real contribution in fostering entrepreneurship spirit. The result of research shows that Agriculture Darul Fallah Bogor Islamic boarding school is an educational institution that has a pretty good entrepreneurial management pattern. It is proved by the existence of entrepreneurship management that can develop entrepreneurship spirit of students and real contribution from entrepreneurship management that is material contribution so that can help in boarding school economy, moral contribution in the form of support from various cooperation partners that can give benefit to boarding school. And contribution from graduated Agriculture Darul Fallah Bogor Islamic boarding school who has become a successful entrepreneurship in helping pesantren in the form of material and training for the students.
MANAJEMEN BIMBINGAN KARIR PESERTA DIDIK Aisyah Halimah; Berliana Karta Kusumah; zahra khusnul latifah
TADBIR MUWAHHID Vol. 3 No. 2 (2019): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v3i2.2027

Abstract

Career guidance is given to the student in planning, developing and career problem solving. Therefore the implementation of career guidance management needed to be formatted as right and true as planning of career guidance program, organizing, implementation and program evaluation has been conducted in order to assist the school to improve graduate students quality in state vocational school in Bogor city. This study aims to describe the function of student career guidance management regarding to planning, organizing, implementation and supervising. The data is collected through observation, interview and documentation. The study used qualitative approach through case study method. The data validation uses in this study credibility test of data triangulation, technical and time. This study have result the representation about the function of student career management in state vocational school 2 Bogor city consisted of : 1) planning of career guidance was conducted in beginning of school year in agency meeting. 2) organizing of guidance career consisted of some personnel and have main duty and various function. 3) implementation of career guidance had run well through some planned program in agency meeting even there was still obstacle. In form of classical and individual. 4) program evaluating was implemented by principle in the end of material of arranging program in the next year
Pendekatan Social Emotional Learning dalam Pengelolaan Kelas: Kajian Komparatif Antara Sekolah Dasar Indonesia dan Thailand Regina Febriani; Zahra Khusnul Latifah; Sobrul Laeli
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan penerapan pendekatan Social Emotional Learning (SEL) dalam pengelolaan kelas di sekolah dasar Indonesia dan Thailand, dengan fokus pada implementasi komponen SEL, peran guru, serta pengaruh konteks budaya terhadap pengelolaan kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif komparatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa di SD Amaliah Indonesia serta Ban Leumuh School Thailand. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan SEL di Thailand lebih berorientasi pada pembiasaan, disiplin, dan nilai moral kolektif, sedangkan di Indonesia lebih menekankan aspek reflektif, komunikatif, dan individual. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kultur masyarakat, kebijakan pendidikan, serta gaya relasi guru–siswa di kedua negara. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian perbandingan pendidikan serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan SEL di lingkungan sekolah dasar.
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI KEISLAMAN MELALUI KURIKULUM MERDEKA UNTUK MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK Zahra Khusnul Latifah; Yeti Inayah; Aurelia Septiara Az-Zahra; Putri Khoirunnisa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3626

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk individu secara utuh, mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, dan nilai keagamaan. Dalam konteks ini, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman menjadi hal esensial untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya pandai secara akademik, melainkan juga berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman melalui implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Grogol 2. Penelitian memanfaatkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dua guru dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanaman nilai dilakukan melalui integrasi materi pelajaran dengan ajaran Islam, pembiasaan kegiatan keagamaan harian, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Kurikulum Merdeka memberi ruang bagi penguatan karakter seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab melalui keteladanan, refleksi, dan proyek pembelajaran berbasis nilai. Kesimpulannya kurikulum berperan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, namun juga mempunyai karakter Islami yang kuat.