Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fosfor (P) pada pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit pisang serta potensinya dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah eksperimen melalui fermentasi kulit pisang dan gula merah selama ±14 hari, kemudian dilakukan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan fosfor (P) pada POC sebesar 0,0200% atau 200 mg/kg. Nilai tersebut masih berada di bawah standar mutu pupuk organik menurut SNI 19-7030-2004. Rendahnya kandungan fosfor dipengaruhi oleh tidak digunakannya bioaktivator, waktu fermentasi yang relatif singkat, dan tingginya rasio pengenceran. Meskipun demikian, POC dari limbah kulit pisang berpotensi mendukung pertanian berkelanjutan karena mampu mengurangi limbah organik, menekan penggunaan pupuk kimia, dan memiliki biaya produksi yang rendah
Copyrights © 2026