Penelitian ini menganalisis dinamika konflik antar tim sukses pasangan Toha-Rahman dan Lucianty-Syafaruddin dalam memengaruhi dukungan politik masyarakat di Kecamatan Babat Supat pada Pilkada 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi tim sukses, dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi bersifat non-fisik dan muncul dalam bentuk persaingan strategi kampanye, perebutan pengaruh, serta tumpang tindih kegiatan di lapangan. Konflik dipicu oleh kuatnya jaringan sosial dan peran tokoh lokal dalam membentuk dukungan politik. Kedua tim menggunakan strategi yang relatif sama, yaitu pendekatan langsung kepada masyarakat dan pemanfaatan jaringan sosial. Kesimpulannya, konflik tim sukses merupakan bagian dari dinamika politik lokal yang wajar, namun tetap berdampak pada ketegangan sosial di masyarakat.
Copyrights © 2026