Provinsi DKI Jakarta memiliki jumlah kasus HIV-AIDS terbesar di Indonesia. Rendahnya tingkat pengetahuan tentang HIV-AIDS dan tingginya stigma diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHA) masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan. Intervensi edukasi menggunakan aplikasi belum pernah dilakukan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan aplikasi edukasi HIV-AIDS terhadap pemahaman tentang HIV-AIDS dan stigma diskriminasi terhadap ODHA. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimental one-group pretest-posttest design dengan jumlah peserta 217 orang di kelas X dari lima SMA di DKI Jakarta. Intervensi berupa penggunaan aplikasi edukasi HIV-AIDS selama 30 menit kepada siswa. Pengetahuan dan sikap terkait HIV-AIDS (stigma diskriminatif) dinilai menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi edukasi HIV-AIDS. Uji McNemar dan uji Wilcoxon digunakan untuk analisis perubahan pengetahuan dan sikap. Analisis data menunjukkan pemanfaatan aplikasi edukasi menyebabkan peningkatan pengetahuan mengenai penularan, pencegahan, dan persepsi tentang HIV-AIDS (p < 0.01; OR 1.96; 0.6-6.1 95% CI), dan penurunan skor stigma (3 vs. 1, p < 0,01). Dari sini dapat disimpulkan bahwa aplikasi edukasi HIV-AIDS terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan HIV-AIDS dan mengurangi stigmatisasi.
Copyrights © 2026