Literasi digital tenaga pendidik menjadi prasyarat penting bagi perguruan tinggi dalam menghadapi tuntutan akses, pengelolaan, dan verifikasi sumber pengetahuan pada era digital. Namun, tata kelola sumber dan layanan TIK di FKIP Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain digital library dan e-learning yang belum terkelola optimal, aksesibilitas sistem informasi yang terbatas, serta keterbatasan sumber daya manusia teknologi informasi. Kondisi ini berdampak pada tercecernya dokumen akademik, lambatnya proses kurasi dan penelusuran ulang sumber, serta lemahnya akuntabilitas rujukan dalam penyusunan bahan ajar dan karya ilmiah. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasi pengelolaan literasi digital tenaga pendidik melalui pemanfaatan NotebookLM sebagai asisten riset pintar berbasis sumber. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik (hands-on) yang diikuti oleh 25 tenaga pendidik FKIP UKI Toraja. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman kurasi sumber, pemanfaatan NotebookLM, dan verifikasi sitasi dari kategori cukup menjadi baik, dengan rata-rata skor meningkat dari 58,4 menjadi 85,6. Luaran yang dihasilkan meliputi template struktur folder dan penamaan dokumen, notebook tematik per peserta/kelompok, draf luaran terapan (bahan ajar/PTK/artikel ringkas) yang terverifikasi sitasinya, Standar Operasional Prosedur (SOP) "Alur Kerja Literasi Digital Berbasis Sumber", serta paket diseminasi dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Program ini terbukti meningkatkan efisiensi kerja akademik, memperkuat akuntabilitas rujukan, serta mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan luaran ilmiah tenaga pendidik di FKIP UKI Toraja.
Copyrights © 2026