Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah Dasar Muhammad Ardiansyah; Syamsurijal Basri; Irmawati Irmawati
Jambura Journal of Educational Management VOLUME 3 NOMOR 1, MARET 2022
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v3i1.1263

Abstract

Kajian ini berangkat dari fenomena adanya kepala sekolah yang telah diangkat oleh pemerintah daerah tanpa melalui jalur penyiapan calon kepala sekolah sehingga terkesan hanya untuk mengejar pemerolehan sertifikat kepala sekolah saja tanpa mengedapankan orientasi pengembangan kompetensi. Kemudian Anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah melalui program Bantuan Pemerintah (BANPEM) begitu besar yakni kurang lebih 435 Milyar rupiah (data LPPKS Indonesia, 2019) tidak diikuti dengan target pencapaian kompetensi, namun hanya dititik beratkan untuk mensertifikatkan sejumlah kepala sekolah yang belum memiliki Nomor Kepala sekolah (NUKS). Tidak ada uji kompetensi yang ditargetkan ketika pasca diklat.Perencanaan kediklatan di tingkat pemerintah daerah (dinas pendidikan) belum terlihat siap yang diindikasikan masih banyaknya kepala sekolah yang tidak terundang untuk mengikuti diklat sampai di awal tahun 2020. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dimensi kompetensi kewirausahaan kepala sekolah berdasarkan sub-sub dimensi kompetensi.Menghasilkan dan merekomendasikan pemetaan kompetensi kepala sekolah pada dimensi kewirausahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: deskriptif kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di Kota Makassar. Alasan peneliti menjadikan Kota Makassar sebagai lokasi penelitian karena daerah ini merupakan sasaran program pendidikan dan pelatihan fungsional penguatan kepala sekolah yang memiliki jumlah peserta yang terbanyak yakni 3 (tiga) angkatan dan juga hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah yang menunjukkan dimensi kompetensi ini sedikit lebih baik dari dimensi kompetensi lainnya. Sumber data penelitian ini terdiri atas kepala sekolah dasar Se-kota Makassar yang pernah mengikuti program pendidikan dan pelatihan penguatan kepala sekolah, dan subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dasar dan menengah pertama yang ditetapkan sesuai dengan kebutuhan data penelitian.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai “Analisis kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah Dasar (SD) se-Kota Makassar”, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kompetensi kewirausahaan kepala SD se- Kota Makassar dalam kategori sangat baik. Apabila dilihat dari penghitungan jumlah persentase tiap indikator dari per sub variabel, maka yang mempunyai persentase tertinggi adalah sub variabel bekerja keras, sedangkan sub variabel yang mempunyai persentase terendah adalah sub variabel tindakan inovatif Dari beberapa kepala SD di Kota Makassar diketahui telah memiliki kompetensi kewirausahaan dalam kategori sangat baik, namun beberapa juga diantaranya yang mempunyai kompetensi kewirausahaan dalam kategori baik.Walaupun secara keseluruhan kepala SD se- Kota Makassar memiliki kompetensi kewirausahaan yang sangat baik, masih ada sebagian kecil kepala sekolah yang perlu memperbaiki lagi kompetensi kewirausahaan yang dimilikinya terutama mengenai tindakan inovatif dan naluri kewirausahaan.
Strategi Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Era Pandemi Covid-19 di Sekolah Sulaiman Samad; Suardi Suardi; Irmawati Irmawati
PENGABDI PENGABDI : VOL. 3, NO. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v3i1.34163

Abstract

Abstrak. Pelaksanaan bimbingan dan konseling di Era pandemi covid-19 melalui internet memerlukan sejumlah media yang dapat disesuaikan dengan sifat bimbingan. Guna mewujudkan pelaksanaan bimbingan dan konseling yang tepat sasaran di Era pandemi covid-19 diperlukan sebuah media yang terstandar dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik hingga ketersediaan teknologi yang dapat menunjangnya. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah layanan bimbingan dan konseling yang diaplikasikan oleh guru BK belum tentu dapat diterapkan oleh semua peserta didik, sehingga guru perlu menggunakan strategi untuk menghadapi berbagai kendala. Solusi yang ditawarkan yakni pemberian materi mengenai srategi pelaksanaan bimbingan dan konseling di Era pandemi Covid-19. Pelaksanaan kegiatan dengan cara diskusi, tanya jawab, pemberian materi yang tentang strategi pelaksanaan bimbingan dan konseling di Era pandemi Covid-19 , demonstrasi, interaksi langsung dan evaluasi. Kata Kunci: Strategi Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling
Penerapan Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah Miftahul Jannah; Sumarlin Mus; Irmawati Irmawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 4 Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v1i4.35156

Abstract

This research examines how to apply the entrepreneurial competence of principals at SMKN 6 Pangkep, which is focused on school development innovation. The purpose of this study was to determine how principals' entrepreneurial competence in creating innovations that are useful for school development at SMKN 6 Pangkep. This research approach is nonionic qualitative with a descriptive research type—data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. The interview data analysis technique uses data reduction, data exposure, drawing conclusions and checking the validity of the data using the triangulation technique. The result showed the application of principals' entrepreneurial competence in school development innovation. School development innovation can be seen in the principal’s ability to act creatively and innovatively, empower school competencies, and foster an entrepreneurial spirit. The form of creative and innovative actions taken by the principal is to create a comparative advantage, the state of empowering school potential carried out by the principal is through the utilization of existing natural resources related to culture in school and the form of fostering an entrepreneurial spirit by the principal is applied through entrepreneurial learning, industrial work practice activities, and school business unit management. 
Best Practice Penelitian Tindakan Sekolah Syamsurijal Basri; Muh. Ardiansyah; Irmawati Irmawati
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.246 KB)

Abstract

PKM ini tentang Pelatihan Penelitian Tindakan Sekolah Bagi Kepala Sekolah Dasar Di Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pengetahuan tentang penelitian tindakan sekolah (PTS) masih rendah dan mitra belum memampu melakukan penelitian tindakan sekolah utamanya dalam menemukan permasalahan dan rencanan tindak yang tertuang dalam proposal. Solusi yang ditawarakan pemberian materi tentang Konsep Penelitian Tindakan Sekolah, Melatih mitra dalam membuat pra usulan Penelitian Tindakan Kepala sekolah. Metode yang dilakukan adalah metode ceramah, diskusi dan praktek. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara pemberian materi tentang konsep penelitian tindakan sekolah dan praktek menyusun usulan penelitian melalui latihan penyusunan pra usulan penelitian tindakan sekolah melalui tahapan penulisan pendahuluan, tahapan penulisan kajian teori, dan tahapan penulisan metode penelitian.  Hasil yang di peroleh  dalam pelatihan penelitian tindakan sekolah (PTS) adalah Pengetahuan mitra tentang  penelitian tindakan sekolah (PTS) terkait konsep dan langkah-langkah dalam melakukan penelitian tindakan sekolah untuk peningkatan mutu pembelajaran telah bertambah. Mitra telah dapat menemukan permasalahan yang dapat diteliti melalui  pendekatan tindakan sekolah, menyusun proposal penelitian tindakan sekolah  melalui tahapan penulisan pendahuluan, tahapan penulisan kajian teori, dan tahapan penulisan metode penelitian
Penerapan Manajemen Peserta Didik Melalui Pemberian Reward Di Sekolah Dasar Kota Makassar Herlina Triyanti; Andi Nurochmah; Irmawati Irmawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 1 Oktober 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v2i1.35896

Abstract

The purpose of this study was to determine the application of student management in giving rewards at MakassarCityElementarySchool. Thisstudyusedaqualitativeapproachwithadescriptivetype,datacollectionthroughinterviews,observation,anddocumentation.Thesubjectsofthestudywerefour teachers and eight students. The results showed that student management in giving rewards was: 1) The results showed that elementary school students in Makassar City had rewards, interest in learning, readiness to learn, learning attention, learning achievement, learning perseverance; and tenacious in the face of difficulties, namely experiencing improvements in the learning process, 2) Supporting factors for rewarding are supported from teachers, the responses shown by students during and after receiving rewards, and students' desire to achieve other achievements. 3) The inhibiting factors in the implementation of rewarding are a large number of students, the preparation of equipment in giving rewards such as achievement stars, achievement boards, and also award charters), and the limitations of teachers in making observations so that they are not observant. There are also no guidelines used in giving rewards in the form of award certificates to students.
Pengelolaan Penerimaan Peserta Didik Baru Di Sekolah Dasar Nur Fadylla Istiqamah; Sumarlin Mus; Irmawati Irmawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 2 Januari 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v2i2.38632

Abstract

This study examines the management description of new student admissions at SD Negeri Sipala 1 Makassar. This study aims to determine the management, planning, and implementation of PPDB at SD Negeri Sipala 1 Makassar. The location of this research is centered in SD Negeri Sipala 1 Makassar. The study uses a qualitative approach with phenomenological research—data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data analysis uses data reduction, exposure, and conclusion drawing. I checked the validity of the data using triangulation techniques. The study results indicate that school management has been implemented and planned: (i) Planning is implemented by determining the capacity of prospective students; determining the conditions for the acceptance of prospective new students; preparation of PPDB information media; administrative preparation; and infrastructure. (ii) The implementation begins with the formation of the PPDB New Student Admission committee, which is formalized by using the Principal's Decree; making, sending/installing announcements; requirements for registration of new students, how to register, time of registration, place of registration, when is the result of registration; registration of prospective new students by taking the registration form at the school; determination of students who are accepted at the educational level
Pendampingan Persiapan Akreditasi Sekolah Melalui Pengelolaan Google Drive pada Tenaga Administrasi Sekolah di Kabupaten Polman Irmawati Irmawati; Sulaiman Samad; Nurhijrah Nurhijrah; Nurul Mukhlisah Abdal; Sitti Habibah
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.767 KB)

Abstract

Abstrak. PKM ini tentang pendampingan pemanfaatan Google Drive Pada Tenaga Administrasi Sekolah di Kabupaten Polman, yang bertujun untuk meningkatkan pemahaman mitra tentang pernggunaan dan pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan Google Drive. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih minimnya pengetahuan mitra dalam menggunakan Google Drive dalam pelaksanaan pembelajaran, utamanya di masa New Normal saat ini. Solusi yang ditawarkan yakni pemberian materi tentang pemanfaatan Google Drive serta pengelolaannya melalui pelatihan dan pendampingan. Metode yang dilakukan adalah tahap persiapan terdiri koordinasi dengan mitra (Tenaga kependidikan di Kabupaten Mamuju), mengidentifikasi jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan, persiapan materi untuk kegiatan pelatihan dan pendampingan, Koordinasi dengan Mitra terkait jadwal pelaksanaan pelatihan, persiapan pelaksanaan workshop seperti materi pelatihan, bahan presentasi, daftar hadir, lembar kerja, dan dokumetasi. Tahap pelaksanaan terdiri: Pelaksanaan program dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik. Tahap Evaluasi selama proses pelatihan terdiri: Pemberian tugas kepada mitra untuk mengelola bahan ajar dengan menggunakan Google Drive. Target yang di harapkan mitra memiliki kemampuan mengelola pembelajaran melalui Google Drive dalam masa New Normal. Masalah mitra yaitu masih minimnya pengetahuan TAS dalam pemanfaatan teknologi di dalam pengelolaan administrasi sekolah.
Sistem Pelatihan Pengelolaan Google Classroom Bagi Guru Sekolah Dasar di masa Pandemi Covid-19 Irmawati Irmawati; Syamsurijal Basri
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.305 KB)

Abstract

Abstrak. Pelatihan pengelolaan Google Classroom bagi guru Sekolah Dasar bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra tentang pengelolaan Google Classroom. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah minimnya mitra mengetahui penggunaan Google Classroom dengan tepat dan menarik, serta sekolah-sekolah yang belum memfasilitasi pelatihan pengelolaan Google Classroom untuk mitra. Solusi yang ditawarkan yakni pemberian materi tentang pengelolaan Google Classroom, melatih mitra dalam mengelola kelas dalam Google Classroom dan memberikan feedback. Metode yang digunakan adalah método ceramah, diskusi dan praktek. Pelaksanaan kegiatan dengan cara pemberian materi tentang manfaat dan tujuan Google Classroom dan praktek pengelolaan kelas yang dimulai dari mengelola tampilan, menambahkan siswa, memposting pengumuman, menambahkan bahan ajar, membuat quis dan sistema penilaian. Hasil yang diperoleh dalam pelatihan pengelolaan Google Classroom adalah memberikan tambahan pengetahuan kepada guru tentang mengelola Google Classroom secara menarik yang dapat meningkatkan keterampilan dan mutu pembelajaran. Kata Kunci : Pengelolaan Google Classroom
Implementasi Manajemen Kurikulum di Madrasah Aliyah Negeri Rahmi Nurul Najma; Andi Mappincara; Irmawati Irmawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 3 April 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v2i3.40595

Abstract

The purpose of this study is to find out how the implementation of curriculum management in Madrasah Aliyah Negeri. This research approach is qualitative with a case study type of research. This research was conducted in MAN 2 Makassar City, the data sources in this study were curriculum wakamad, student wakamad, two teachers, and one student. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. Data checking and validation using data trianggulation techniques. The results of the research obtained are 1) At the planning stage of implementing the learning curriculum, namely the 2013 curriculum and class X responding to the independent curriculum, also before the new school year, a working meeting was held which was divided into 5 commissions to discuss work programs. The subject teacher makes a lesson plan that has been approved by the principal before it is implemented. 2) At the implementation stage of Madrasah Aliyah Negeri 2 Makassar City has a club and extracurricular as a forum for students to learn. Teachers enter the MGPM organization by involving teachers to compile lesson plans, prepare facilities and infrastructure for the learning process, and arrange a comfortable and pleasant learning environment. 3) At the evaluation stage, it is carried out routinely and not routinely. Evaluation of the work program is carried out in accordance with the implementation of the program and when there is a discussion that will be discussed further, a meeting will be held. For student assessment, an assessment of students' daily lives is carried out, both daily tests, practices, midterm tests, end-of-semester tests and student personality scores which are then accumulated. After that, it will be discussed at the class upgrade determination meeting. The credit system is also applied, namely students can graduate quickly with a study period of 2 years and no later than 4 years.
Peran Komite Sekolah Di Sekolah Menengah Atas Helmi Hidayanti; Sumarlin Mus; Irmawati Irmawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 3 April 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v2i3.38523

Abstract

This study examines the role of school committees in high schools. The purpose of this study was to determine the role of school committees in high schools. The approach used in this study is a qualitative approach with a descriptive type of research. The sources of data in this study were school committee chairmen, principals, and teachers. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. Data analysis using the Miles and Huberman model. Data validity check using triangulation. The results showed that the role of the school committee in Senior High School is 1) As an advisory agency for fundraising programs and also provides policies for underprivileged students exempt from school committee payments; 2) As a supporting agency by collecting budget for additional salaries of honor teachers, honor administrative staff, and cleaning services as well as to facilitate extracurricular activities; 3) As the controlling agency evaluates the fundraising program for additional salaries of honor teachers, honor administrative staff, and cleaning services, the school committee also supervises budget managers; 4) As a mediator the school committee accommodates the aspirations, ideas and ideas submitted by parents for the progress of the school.