Humanitarian Islam merupakan gagasan yang bisa dijadikan gerakan global untuk menegaskan kembali pesan utama ajaran islam, yakni kasih sayang (rahmah) bagi seluruh alam semesta. Konsep ini digunakan salah satunya sebagai respon langsung dalam setiap konflik yang terjadi. Penelitian studi literatur ini menganalisis data dari berbagai sumber konsep agama (durkhiem), konflik (Coser), hingga peradaban islam. Humanitarian Islam menolak doktrin agama sebagai alat kekuasaan untuk memecah belah. Sehingga gerakan ini bergeser dari yang semula eksklusif sesama umatnya, menjadi inklusif yang eksistensial, sehingga menjadikan seorang muslim yang taat berarti menjadi manusia yang paling depan juga saat membela keadilan bagi sesama. Humanitarian Islam terbagi menjadi tiga gerakan; periode awal islam (Nabi Muhammad), periode pertengahan (fiqih klasik), dan era sekarang. Semakin tinggi ketaatan seorang muslim, maka semakin terdepan seseorang membela sesama manusia melawan ketidakadilan.
Copyrights © 2026