Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi penyebab utama kematian dini, dengan prevalensi nasional yang masih tinggi meskipun menunjukkan tren penurunan. Rendahnya kepatuhan kontrol dan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi menjadi tantangan utama dalam penatalaksanaan penyakit ini, sehingga diperlukan pendekatan promosi kesehatan yang melibatkan keluarga sebagai sistem dukungan terdekat penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi promosi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan kontrol dan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol, melibatkan 42 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner kepatuhan kontrol dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), serta dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, Mann-Whitney U, dan Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kepatuhan kontrol tekanan darah pada kelompok intervensi setelah pemberian edukasi promosi kesehatan berbasis keluarga (p=0,000), disertai penurunan tekanan darah sistolik (p=0,000) dan diastolik (p=0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol pada seluruh variabel (p<0,001), serta ditemukan hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kepatuhan kontrol tekanan darah (rs=0,547; p<0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi promosi kesehatan berbasis keluarga efektif meningkatkan kepatuhan kontrol dan menurunkan tekanan darah, sehingga dapat diadopsi sebagai strategi intervensi tambahan dalam program pengendalian hipertensi di Puskesmas.
Copyrights © 2026