Latar Belakang: Stres pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat memengaruhi kesehatan mental, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik. Salah satu upaya untuk menurunkan stres adalah melalui teknik relaksasi napas dalam.Tujuan: Mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap tingkat stres akademik pada siswa SMK. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest melibatkan 45 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Tingkat stres diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebelum intervensi, 39 responden (86,67%) mengalami stres berat. Setelah intervensi, 40 responden (88,89%) mengalami stres ringan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara tingkat stres sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat stres akademik pada siswa SMK sehingga dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kesehatan mental siswa.
Copyrights © 2026