Nagari Alahan Panjang merupakan wilayah yang memiliki risiko bencana tanah longsor, banjir, dan cuaca ekstrem, sementara pembelajaran mitigasi bencana di sekolah dasar belum terintegrasi secara optimal dan belum didukung media literasi yang sesuai dengan karakteristik anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengembangkan buku cerita anak berbasis literasi mitigasi bencana yang kontekstual dengan kondisi lokal. Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif yang melibatkan 35 guru dari enam sekolah dasar. Pelaksanaan terdiri atas pelatihan selama dua hari dan empat kali pendampingan yang mencakup penyusunan ide, penulisan naskah, penelaahan isi dan bahasa, serta finalisasi produk. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, angket respons, dan penilaian produk oleh tiga orang ahli. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 58,43 menjadi 84,71 atau sebesar 44,98%. Peserta menghasilkan 18 judul buku cerita anak, dengan 16 produk telah selesai dan dua produk masih memerlukan revisi. Penilaian produk memperoleh skor rata-rata 89,35% dan respons peserta mencapai 93,12%, keduanya berada pada kategori sangat baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan efektif dalam memperkuat kompetensi guru sekaligus menghasilkan media literasi mitigasi bencana yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran dan mendukung terwujudnya Nagari Alahan Panjang yang adaptif terhadap bencana.
Copyrights © 2026