Kemiri merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan masyarakat. Ketersediaan bahan baku kemiri di Desa Wae Lolos Flores NTT memberikan peluang untuk dikembangkan, tidak hanya sebagai komoditas yang dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga sebagai bahan baku berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal karena pengelolaan usaha kemiri masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan, rendahnya diversifikasi produk, pengemasan yang masih sederhana, keterbatasan dalam pencatatan keuangan, serta pemasaran yang belum memanfaatkan media digital secara optimal. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha kemiri berbasis potensi lokal sehingga mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode: dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi potensi dan permasalahan, penyuluhan, pelatihan, praktik pengolahan dan diversifikasi produk, pelatihan pengemasan dan branding, pelatihan manajemen usaha dan keuangan sederhana, pelatihan pemasaran digital, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan: adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola potensi kemiri secara lebih produktif dan berorientasi pada nilai tambah. Masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pengembangan produk, pengemasan, branding, penentuan harga, pencatatan keuangan sederhana, dan pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Kesimpulan: Kegiatan ini mendorong masyarakat untuk mengembangkan pola usaha dari penjualan bahan mentah menuju pengolahan produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan usaha kemiri berbasis potensi lokal diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi, memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026