JURNAL TEKNIK MESIN
Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026

ANALISIS KEANDALAN KOMPONEN KRITIS ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUMP MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY BLOCK DIAGRAM DAN FAULT TREE ANALYSIS

Nabiel Nausal Putra (Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275)
Gunawan Dwi Haryadi (Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275)
Yusuf Umardani (Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2026

Abstract

Electrical Submersible Pump (ESP) merupakan peralatan penting dalam sistem drainase dan pengendalian banjir karena mampu memindahkan fluida berkapasitas besar. Kegagalan komponen ESP dapat menghentikan proses pemompaan dan meningkatkan waktu henti, sehingga diperlukan analisis keandalan untuk menentukan komponen kritis dan prioritas inspeksi. Penelitian ini menggunakan metode Reliability Block Diagram (RBD), Fault Tree Analysis (FTA), Probability of Failure (PoF), Risk Level Justification (RLJ), dan Risk Based Inspection (RBI). Data penelitian terdiri atas 346 catatan harian breakdown dari enam unit ESP dengan total waktu henti 8.304 jam, yang dikelompokkan menjadi sembilan kejadian kegagalan aktual. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pump 2 merupakan unit paling kritis dengan waktu henti 2.520 jam (30,35% dari total). Melalui RBD dan FTA, komponen kritis yang teridentifikasi meliputi bearing assembly, shaft/joint shaft, dan impeller, dengan bearing assembly memiliki PoF tertinggi sebesar 0,3960 dan keandalan 0,6040 pada horizon operasi 720 jam. Berdasarkan Risk Level Justification, ketiga komponen tersebut dikategorikan dalam risiko tinggi hingga kritis. Strategi RBI yang direkomendasikan berfokus pada pemantauan kondisi operasi, inspeksi komponen rotating, pengendalian debris, dan penyediaan spare part kritis guna menekan waktu henti dan meningkatkan keandalan operasi ESP.

Copyrights © 2026