Desa Kemala Jaya, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, memiliki wilayah administratif yang cukup luas dan terdiri atas beberapa dusun. Hasil observasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baturaja menunjukkan bahwa sebagian besar dusun belum memiliki identitas wilayah yang jelas berupa papan nama dusun. Kondisi tersebut menyebabkan akses informasi kewilayahan terbatas dan pelayanan administrasi serta masyarakat belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat identitas wilayah setiap dusun melalui pembuatan dan pemasangan papan nama sebagai media informasi kewilayahan. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat dalam tahapan observasi, perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan papan nama dusun mempermudah identifikasi lokasi dan wilayah administratif, mendukung pelayanan masyarakat, meningkatkan akses informasi, serta mendorong keteraturan pengelolaan wilayah. Dengan demikian, papan nama dusun dapat menjadi strategi praktis untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang informatif, tertib, dan responsif.
Copyrights © 2026