Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Ecoprint Berbasis Potensi Lokal untuk Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa SDN 121 OKU Atika Silvia Wati; Tiara; Anissa Rahmadina; Dinar Rahcma Putri; Eem Rahmawati; Erwanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kreativitas dan jiwa wirausaha siswa kelas V SD Negeri 121 OKU Desa Beringin (29 siswa) melalui pelatihan ecoprint berbasis potensi lokal, memanfaatkan daun jati, singkong, pepaya, dan mangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dipadukan dengan Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahap: persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, meliputi penyampaian materi konsep ecoprint dan kewirausahaan dasar, dilanjutkan praktik teknik pounding untuk mentransfer pigmen alami daun ke tote bag. Hasil menunjukkan kehadiran dan keaktifan siswa mencapai 97%, pemahaman materi 80%, serta keberhasilan praktik dan kreativitas mencapai 99%. Siswa mampu memahami konsep ecoprint dan menghasilkan karya bermotif unik secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis praktik langsung (learning by doing) efektif meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran memanfaatkan potensi lokal secara produktif dan ramah lingkungan.
Pendampingan Pembuatan QRIS Dana Bisnis untuk Digitalisasi Transaksi UMKM Warung di Desa Beringin Ilham Ardiansyah; Febri Wijaya; Bryan Ramadhani; Nay Era Bella; Erwanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Agustus-Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan sistem pembayaran dari tunai menjadi non-tunai, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM, khususnya warung di Desa Beringin, yang belum memanfaatkan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku UMKM warung dalam pembuatan dan penggunaan QRIS DANA Bisnis sebagai upaya digitalisasi transaksi. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pendampingan pembuatan akun DANA Bisnis, registrasi QRIS, serta praktik penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM berhasil memiliki QRIS DANA Bisnis, memahami manfaat transaksi digital, serta mampu mengimplementasikan sistem pembayaran non-tunai dalam kegiatan usahanya. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi transaksi, kemudahan pembayaran bagi konsumen, dan kesiapan UMKM dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. Dengan demikian, pendampingan pembuatan QRIS DANA Bisnis menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung transformasi digital UMKM di Desa Beringin.
Penguatan Identitas Wilayah untuk Peningkatan Akses Informasi dan Pelayanan Masyarakat Desa Kemala Jaya Nahla Isnaini; Sinta Plora Monicha; Reri Arista; Adesti Dwi Hasanah; Erwanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Agustus-Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kemala Jaya, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, memiliki wilayah administratif yang cukup luas dan terdiri atas beberapa dusun. Hasil observasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baturaja menunjukkan bahwa sebagian besar dusun belum memiliki identitas wilayah yang jelas berupa papan nama dusun. Kondisi tersebut menyebabkan akses informasi kewilayahan terbatas dan pelayanan administrasi serta masyarakat belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat identitas wilayah setiap dusun melalui pembuatan dan pemasangan papan nama sebagai media informasi kewilayahan. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat dalam tahapan observasi, perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan papan nama dusun mempermudah identifikasi lokasi dan wilayah administratif, mendukung pelayanan masyarakat, meningkatkan akses informasi, serta mendorong keteraturan pengelolaan wilayah. Dengan demikian, papan nama dusun dapat menjadi strategi praktis untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang informatif, tertib, dan responsif.