Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi penyebab utama berbagai komplikasi, seperti penyakit kardiovaskular, nefropati, retinopati, dan neuropati. Keberhasilan pengelolaan diabetes tidak hanya bergantung pada terapi medis, tetapi juga pada kemampuan pasien dalam melakukan self care secara mandiri di rumah. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan pasien dalam mengelola penyakit sering kali menyebabkan pengendalian kadar glukosa darah yang kurang optimal serta meningkatkan risiko komplikasi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan berbasis pemberdayaan (self care empowerment) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan mandiri. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada komunitas masyarakat dengan sasaran pasien diabetes melitus. Intervensi dilakukan melalui pelatihan self care, penyuluhan kesehatan, demonstrasi praktik perawatan mandiri, diskusi interaktif, serta pendampingan keperawatan. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta serta observasi terhadap kemampuan peserta dalam menerapkan perilaku self care. Hasil: Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti secara aktif oleh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan diabetes melitus, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, perawatan kaki diabetik, pemantauan kadar glukosa darah, serta pencegahan komplikasi. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri dalam melakukan perawatan mandiri di rumah serta lebih memahami pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung pengelolaan penyakit. Kesimpulan: Program Self Care Empowerment melalui pendampingan keperawatan efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian pasien diabetes melitus dalam melakukan perawatan di rumah. Kegiatan ini berpotensi meningkatkan kualitas hidup pasien serta menurunkan risiko komplikasi melalui penerapan perilaku self care yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026