Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan Magrib Mengaji bagi mahasiswa generasi Z di Masjid Al-Istiqomah Komplek Veteran Purnawirawan ABRI Medan Estate, menganalisis kemampuan literasi Al-Qur’an mahasiswa generasi Z yang mengikuti kegiatan tersebut, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi Gerakan Magrib Mengaji dalam peningkatan literasi Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Magrib Mengaji dilaksanakan secara rutin dan terjadwal dua kali dalam seminggu setelah salat Magrib hingga menjelang salat Isya. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan salat Magrib berjemaah, kemudian peserta membaca Al-Qur’an secara bergiliran dengan lima ayat setiap peserta, sedangkan kesalahan bacaan pada aspek tajwid dan makhraj huruf langsung diperbaiki selama kegiatan berlangsung. Implementasi kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi Al-Qur’an mahasiswa Generasi Z yang ditunjukkan melalui meningkatnya kelancaran membaca Al-Qur’an, ketepatan makhraj huruf, pemahaman dan penerapan kaidah tajwid, serta terbentuknya kebiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin. Faktor pendukung meliputi peran aktif pembina dalam membimbing peserta, dukungan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan masyarakat sekitar, tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, serta motivasi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kesibukan akademik mahasiswa, dan banyaknya tugas perkuliahan. Meskipun demikian, hambatan tersebut dapat diminimalkan melalui berbagai upaya yang dilakukan oleh pembina, seperti penyesuaian jadwal kegiatan dan pemberian tugas membaca Al-Qur’an secara mandiri di rumah. Keberhasilan Gerakan Magrib Mengaji dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an mahasiswa tidak terlepas dari sinergi antara pembina, peserta, pengurus masjid, serta lingkungan yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Copyrights © 2026