Menstrual Hygiene Management (MHM) merupakan upaya menjaga kebersihan diri selama menstruasi untuk mencegah gangguan kesehatan reproduksi. Perilaku MHM yang kurang baik dapat meningkatkan risiko infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, dan masalah kesehatan lainnya. Berbagai faktor diduga memengaruhi perilaku MHM pada remaja putri, seperti teman sebaya, keterpaparan informasi, pengetahuan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan perilaku Menstrual Hygiene Management pada remaja putri di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surabaya. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 159 remaja putri. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki perilaku MHM baik (54,1%), teman sebaya baik (52,2%), pengetahuan baik (61%), keterpaparan informasi kurang (59,1%), dan sikap negatif (53,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat pengaruh teman sebaya terhadap perilaku MHM (p=0,004), sedangkan keterpaparan informasi (p=0,095), pengetahuan (p=0,139), dan sikap (p=0,057) tidak berpengaruh signifikan. Analisis regresi logistik menunjukkan teman sebaya merupakan faktor determinan yang berpengaruh terhadap perilaku MHM dengan nilai OR=2,662. Disimpulkan bahwa teman sebaya merupakan faktor yang memengaruhi perilaku Menstrual Hygiene Management pada remaja putri, sedangkan keterpaparan informasi, pengetahuan, dan sikap tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.
Copyrights © 2026