Remaja di era digital memiliki ketertarikan tinggi terhadap gadget yang berpotensi memengaruhi perilaku mereka, sementara pengawasan orang tua menjadi faktor penting dalam pengendalian perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengawasan orang tua dan pemakaian gadget terhadap perubahan perilaku remaja di lingkungan keluarga. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Desa Bojong Baru, dengan sampel 366 remaja yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dan regresi logistik multinomial. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengawasan orang tua dengan perubahan perilaku (r = 0,239; p = 0,000) dan antara pemakaian gadget dengan perubahan perilaku remaja (r = 0,431; p = 0,000). Namun, hasil analisis multivariat menunjukkan hanya pemakaian gadget yang berpengaruh signifikan terhadap perubahan perilaku remaja (p = 0,000), sedangkan pengawasan orang tua tidak signifikan (p = 0,103). Penelitian ini juga menemukan bahwa remaja dengan tingkat penggunaan gadget yang tinggi memiliki peluang 9 kali lebih besar untuk tetap menunjukkan perilaku normal. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa intensitas pemakaian gadget lebih berpengaruh terhadap perubahan perilaku remaja dibandingkan pengawasan orang tua. Meskipun demikian, penggunaan gadget yang tinggi tidak selalu berdampak negatif, tergantung pada konteks dan pola penggunaannya.
Copyrights © 2026