Angka kematian ibu hamil di Indonesia masih menjadi penyumbang terbesar, salah satu penyebabnya adalah terlambatnya deteksi kegawatdaruratan kehamilan. Hal ini sebenarnya bisa dicegah dengan melakukan kontrol rutin selama kehamilan dan salah satunya melalui keikutsertaan kelas ibu hamil. Dukungan dari suami berperan sangat besar dalam memberikan motivasi ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil dan menentukan status kesehatan ibu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Anjir Pasar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 44 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak teratur dalam mengikuti kelas ibu hamil, yaitu sebanyak 25 orang (56,8%), sedangkan yang tidak teratur sebanyak 19 orang (43,2%) dan dukungan suami yang tinggi sebanyak 27 orang (61,4%), sedangkan suami kurang mendukung sebanyak 17 orang (38,6%). Hasil statistik menunjukkan nilai p value = 0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Anjir Pasar. Dukungan suami yang dapat diberikan pada ibu hamil bisa dalam bentuk dukungan emosional, instrumental, penilaian dan informasional.
Copyrights © 2026